Musyawarah Kelurahan (Muskel) Dalam Rangka Verifikasi Data PBI dan BDT Kelurahan Tejosari

TEJOSARI, Jumat 13 September 2019 bertempat di Aula Kelurahan Tejosari dilaksanakan Musyawarah Kelurahan (Muskel) dalam rangka verifikasi data PBI (Penerima Bantuan Iuran) dan BDT (Basis Data Terpadu) Kelurahan Tejosari sesuai amanat Walikota Metro melalui Surat Nomor 460/327/D-5/02/2019 tanggal 03 September 2019 perihal Himbauan Pelaksanaan Musyawarah Kelurahan.

PBI (Penerima Bantuan Iuran) adalah peserta Jaminan Kesehatan bagi fakir miskin dan orang tidak mampu sebagaimana diamanatkan UU SJSN yang iurannya dibayari Pemerintah sebagai peserta program Jaminan Kesehatan. Peserta PBI adalah fakir miskin yang ditetapkan oleh Pemerintah dan diatur melalui Peraturan Pemerintah.
Basis Data Terpadu (BDT) adalah sistem data elektronik berisi data nama dan alamat yang memuat informasi sosial, ekonomi, dan demografi dari individu dengan status kesejahteraan terendah di Indonesia (Permensos 10 Tahun 2016 Pasal 1).

Pada Kelurahan Tejosari terdapat 56 nama data penduduk yang harus diverifikasi dan validasi data berdasarkan sumber data dari BDT (Basis Data Terpadu) dan 21 nama penduduk Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang masuk kategori non aktif berdasarkan SK Menteri Sosial RI Nomor 79/SK/HUK/2019 dan harus diverifikasi kembali secara administratif melalui pelaksanaan Musyawarah Kelurahan hari ini. Musyawarah Kelurahan melibatkan Ketua RW, RT, TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan), PSM (Pekerja Sosial Masyarakat), dan tokoh masyarakat terkait data yang harus diverifikasi dan divalidasi.

Saat dilaksanakan Musyawarah Kelurahan, terdapat kendala dalam pelaksanaan verifikasi dan validasi data BDT karena data nama yang diberikan tidak menampilkan alamat RW/RT, Jenis Kelamin yang tercantum juga berbeda dengan nama yang dikenali, serta sebagian besar data nama tersebut sudah tidak terdaftar di BIP (Buku Induk Penduduk) Kelurahan Tejosari yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Metro, untuk 21 nama pada data PBI di Kelurahan Tejosari masih harus dipastikan kembali, apakah penyebab ketidak aktifan mereka, apakah karena sudah pindah domisili, meninggal dunia, tidak mengalami sakit ataupun karena sudah meningkat kualitas kesejahteraannya. Untuk itu, peserta Musyawarah Kelurahan sepakat melanjutkan verifikasi dan validasi secara faktual dilapangan hanya dapat dilanjutkan pada data nama yang sudah dikenali dan terkonfirmasi oleh peserta musyawarah, untuk data nama-nama yang belum terkonfirmasi, akan didalami lebih lanjut oleh PSM dan TKSK Metro Timur.

Kelurahan Tejosari

Erwin Syarief, SE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *